Kamis, 13 Juni 2019

Jika Bertahan Di MU, Romelu Lukaku Akan Menjadi Pilihan

Jika Bertahan Di MU, Romelu Lukaku Akan Menjadi Pilihan

Romelu Lukaku sudah mengirimkan pertanda bahwa dirinya ingin meninggalkan Manchester United musim panas ini. Pemain Belgia ini enggan memainkan peran pelapis untuk Marcus Rashford jika terus bertahan di Old Trafford.


Sejak kedatangan Ole Gunnar Solskjaer sebagai pelatih MU, Romelu Lukaku semakin tersingkir kebangku cadangan. Ole Gunnar Solskjaer tampaknya tidak terlalu menyukai pemain dengan karakter seperti Romelu Lukaku yang bertubuh besar dan cenderung tidak banyak bicara di lapangan.


Terbukti bahwa Solskjaer selalu memilih Marcus Rashford sebagai pemain utamanya. Marcus Rashford sejatinya merupakan pemain no 9 yang terpaksa bermain melebar di era Jose Mourinho yang cenderung olebih menyukai Romelu Lukaku.


Kemampuan dan penampilan Romelu Lukaku bukan berarti bisa diremehkan. Dia tetap menjadi pemain no 9 yang paling baik. Terbukti, Romelu Lukaku terus saja mencetak gol untuk timnas Belgia. Di usia 26 tahun, Romelu Lukaku terbilang berada dipuncak karirnya.


Kondisi ini diamati oleh Inter Milan dengan pelatih baru mereka Antonio Conte. Conte telah lama menyukai kualitas Romelu Lukaku, dan kabarnya kali ini dirinya ingin mendatangkan Romelu Lukaku ke San Siro.


Negosiasi Romelu Lukaku dan Antonio Conte jelas berjalan dengan lancar. Keduanya terikat dengan agen yang sama, Federico Pastorello. Yang dimana artinya, masa depan Romelu Lukaku berada ditangan Solskjaer dan MU.


Lukaku belum benar-benar memenangkan hati publik Old Trafford selama beberapa tahun terakhir. Namun, dia tetap terbukti salah satu striker paling mematikan. Lukaku bisa mencetak gol sekalipun pada permainan terburuknya.


Seusai membantu Belgia mengalahkan Skotlandia beberapa waktu lalu, Lukaku mengirim isyarat tak jelas soal masa depannya. "Saya tahu apa yang akan saya lakukan, tetapi saya tidak akan mengatakannya. Kita lihat saja. Apakah saya mengharapkan musim panas yang sibuk? Ya," tutur Lukaku.


"Saya baru saja menjalani musim yang sulit di level klub. Saya kehilangan tempat saya dan saya tidak banyak bermain. Namun, ini hanya fase dalam karier saya dan akan membantu saya untuk langkah berikutnya," tandasnya.

0 komentar:

Posting Komentar